Saat ini, aku sedang merasakan kesakitan. Jempol kakiku sakit akibat lemari pakaian. Beuh... sakit nian. Di kuku jempol kanan terlihat biru kehitaman. Kukira tak akan demikian. Sebab aku pernah mengalami kejadian ini beberapa waktu lalu ketika suami sedang cuti.
Yang kali ini mungkin beda dengan kejadian kala itu. Waktu itu bisa jadi si pintu lemari pakaian jatuh mengenai tulang jempol dan bukannya bagian kuku. Ya, lemari pakaianku memang masih sangat jadul. Pintunya geser sehingga bisa jatuh kapan saja, sebab memang relnya gampang merosot dan lepas.
Dua jam sejak kejadian naas kemarin sore, sempat mengadu pada suami. Dia malah komen begini; 'Wong lemari kaya gitu dipakai terus. sudah tau sering gitu. Dibetulin apa gimana?'
Huft... dasar Mas tuh, tak tahu pegelnya jempol. Nyut-nyutan dan tak bisa nyenyak tidur semalaman. Beberapa kali terbangun, mencelupkan kaki ke air es supaya reda nyut-nyutan sama pegelnya. Sayangnya, hanya sebentar rasa sakit itu hilang.
Giliran sholat Shubuh. Minta ampun dweh! Tak mudah buat aku sujud dan i'tidal. Subhanalloh... kesenggol dikit saja, sakitnya....! Sama sekali tak bisa i'tidal dengan baik apalagi sempurna sesuai tuntunan. Terlebih ketika mau sujud lalu tasyahud. Byuh... byuh!
Selepas Shubuh pagi tadi, aku coba bawa tidur lagi. Rasa sakitnya sudah mulai berkurang. Alhamdulillah... aku bisa tidur barang dua jam. Tapi, warna jempol kaki kanan jadi biru kehitaman. Semoga tak jadi masalah. Dan warnanya kembali normal.
Sakitku kali ini semoga bisa mengurangi dosa-dosaku. Rasa sakit merupakan cara Allah untuk mengampuni dosa ummatNya. Dengan syarat, saat di timpa musibah atau sakit itu banyak-banyaklah mengucap istighfar. Astaghfirulloh ....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar