Kepribadian merupakan kata yang
menunjukkan pola berperilaku yang menetap pada diri seseorang dan juga cara
diri seseorang tersebut dalam merasakan sesuatu. Karakter kepribadian secara
mencolok membedakan diri seseorang dengan orang lain, dikatakan bukan sebagai
sesuatu yang bersifat patologis jika terkadang suatu model kepribadian tertentu
menciptakan suatu masalah interperseonal dengan orang lain, hal tersebut
hanyalah sebuah benturan kecil dari perbedaan tersebut.
Lain halnya dengan gangguan
Kepribadian yang dimana merupakan pola kronis dari perasaan dan tingkahlaku
yang mana secara mencolok menyimpang dari kebiasaan dan harapan yang berlaku
dalam kehidupannya entah norma secara kelompok atau pribadi. Mereka yang mengalami
gangguan kepribadian cenderung akan berperilaku kaku, tidak fleksibel dan
maladaptif, serta mengarahkan penderita pada hilangnya fungsi mental seperti
terjadinya perasaan kalut dan kesedihan yang bersifat merusak di dalam diri
penderita.
Definisi Gangguan Kepribadian
Paranoid
Terdapat banyak jenis gangguan
kepribadian yang dapat menyerang mental seseorang, salah satunya adalah
gangguan kepribadian paranoid, yang mana berbentuk kesalahan dalam mengartikan
perilaku orang lain sebagai suatu hal yang bertujuan menyerang atau merendahkan
dirinya. Gangguan biasa muncul pada masa dewasa awal yang mana merupakan
manifestasi dari rasa tidak percaya dan kecurigaan yang tidak tepat terhadap
orang lain sehingga menghasilkan kesalahpahaman atas tindakan orang lain
sebagai sesuatu yang akan merugikan dirinya.
Para penderita gangguan
kepribadian paranoid cenderung tidak memiliki kemampuan untuk menyatakan
perasaan negatif yang mereka miliki terhadap orang lain, selain itu mereka pada
umumnya juga tidak kehilangan hubungan dengan dunia nyata, dengan kata lain
berada dalam kesadaran saat mengalami kecurigaan yang mereka alami walau secara
berlebihan. Penderita akan merasa sangat tidak nyaman untuk berada bersama
orang lain, walaupun di dalam lingkungan tersebut merupakan lingkungan yang
hangat dan ramah. Dimana dan bersama siapa saja mereka akan memiliki perasaan
ketakutan akan dikhianati dan dimanfaatkan oleh orang lain.
Gejala
Beberapa gejala yang ditunjukan
dalam gangguan kepribadian paranoid antara lain adalah:
1. Kecurigaan yang sangat
berlebihan.
2. Meyakini akan adanya
motif-motif tersembunyi dari orang lain.
3. Merasa akan dimanfaatkan atau
dikhianati oleh orang lain.
4. Ketidakmampuan dalam melakukan
kerjasama dengan orang lain.
5. Isolasi sosial.
6. Gambaran yang buruk mengenai
diri sendiri.
7. Sikap tidak terpengaruh.
8. Rasa permusuhan.
9. Secara terus menerus
menanggung dendam yaitu dengan tidak memaafkan kerugian, cedera atau kelalaian.
10. Merasakan serangan terhadap
karakter atau reputasinya yang tidak tampak bagi orang lain dan dengan cepat
bereaksi secara marah dan balas menyerang.
11. Enggan untuk menceritakan
rahasia orang lain karena rasa takut yang tidak perlu bahwa informasi akan
digunakan secara jahat untuk melawan dirinya.
12. Kurang memiliki rasa humor.
Mereka yang memiliki gangguan ini
menunjukan kebutuhan yang tinggi terhadap mencukupi dirinya, terkesan kaku dan
bahkan memberikan tuduhan kepada orang lain. Dikarenakan perilaku menghindar
mereka terhadap kedekatan dengan orang lain menjadikan mereka terlihat sangat
penuh perhitungan dalam bertindak dan juga berkesan dingin. Dari hasil
penelitian ditemukan bahwa kebanyakan gangguan ini ditemukan pada pria
dibandingkan pada perempuan.
Penyebab
Secara spesifik penyebab dari
munculnya gangguan ini masih belum diketahui. Gangguan kepribadian paranoid
juga dapat disebabkan oleh pengalaman masa kecil yang buruk ditambah dengan
keadaan lingkungan yang dirasa mengancam. Pola asuh dari orang tua yang
cenderung tidak menumbuhkan rasa percaya antara anak dengan orang lain juga
dapat menjadi penyebab dari berkembangnya gangguan ini.
Dikutip dari Psikoterapis.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar